HASILA. Motif Batik Gentongan Pada Zulfah Batik Motif-motif yang terdapat pada batik gentongan produksi Zulfah Batik ada sekitar 200 motif, akan tetapi motif batik gentongan yang paling klasik dan banyak diminati oleh konsumen untuk saat ini ada lima yakni: 1). Motif Cong-congan, 2). Motif Sabut, 3). Motif Til Cantil, 4). Motif Panji Susi, dan
structuraladalah susunan dari garis, bentuk, warna dan tekstur dari suatu kerajinan tekstil yang dibentuk dari bahan yang dijalin sesuai teknik pembuatannya. Batik pedalaman sering disebut juga sebagai batik klasik. hal ini sesuai dengan beberapa alasan diatas. Namun akibat perkembangan masyarakat, maka batik dapat keluar dari kalangan
10UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ILMU GIZI SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN BANTUAN TUTOR SEBAYA DI SMK N 3 WONOSARI Diajukan Kepada Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Oleh : FETY INDAH PRIMANTI 05511241017 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BOGA JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK BOGA DAN BUSANA FAKULTAS TEKNIK
padakain batik. Motif merupakan bentuk dasar dalam penciptaan/perwujudan suatu karya ornamen. Motif merupakan pangkal tolak atau esensi dari suatu pola (G ustami, 2008:7). Bentuk motif dalam seni ornamen sangat bervariasi sesuai dari kreativitas pencipta. Hasil dari berbagai macam bentuk motif dalam seni ornamen, termasuk
Vay Nhanh Fast Money. Seni kerajinan batik mempunyai daya tarik tersendiri karena keindahan dan keunikannya, sehingga banyak dikagumi masyarakat dalam dan luar negeri. Hal-hal yang perlu dipelajari dalam membuat batik tulis adalah pengetahuan bahan dan alat yang digunakan, motif-motif batik, cara membuat motif dan pola batik, pengolahan kain sebelum dicanting, cara menjalankan canting pada kain, pewarnaan, penyelesaian akhir batikan. Dalam pembuatan batik tulis agar menghasilkan batikan yang bagus dan berkualitas, diperlukan latihan cara mencanting di atas kain dengan menggunakan alat canting BATIKSecara etimologis kata batik berasal dari kata “tik” yang artinya “titik”. Batik berarti bertitik. Membatik berarti membuat titik. Kain batik adalah kain yang dilukis dengan garis-garis dan titik-titik. Titik disebut “cecek” yang artinya bagian penting dari batik. Dalam bahasa jawa batik disebut “trik atau tantik”, yaitu kain yang digambari tampak seperti bentuk titik-titik. Kata ambatik mungkin diterjemahkan selembar kain yang terdiri dari titik-titik berasal dari malam atau zat Poerwadarminto, batik adalah kain dan sebagainya yang bergambar bercorak, beragi yang dibuat dengan cara tertentu mula-mula ditulis atau ditera dengan lilin lalu diwarna dengan tenun dan soga. Menurut Hamzuri, membatik adalah menghasilkan batik atau batikan berupa bermacam-macam motif dan mempunyai sifat-sifat khusus yang dimiliki oleh batik itu uraian pendapat di atas, batik dapat dikatakan menghiasi kain mori atau katun atau sutera dengan menggunakan lilin atau malam sebagai bahan penolak warna dengan menggunakan alat canting atau sejenisnya, serta melalui proses pencelupan untuk menentukan warna atau membuat beberapa warna, sehingga merupakan ukiran pada garis besar pengertian batik adalah suatu teknik pembuatan disain gambar pada permukaan kain dengan cara menutupi bagian-bagian tertentu dengan menggunakan malam lilin, proses pencelupan, pelorotan sehingga menghasilkan suatu motif yang unik dan menarik pada permukaan kain BATIKMotif batik adalah kerangka gambar yang mewujudkan batik secara keseluruhan. Motif batik disebut juga corak batik atau pola batik. Motif batik dapat dibedakan berdasarkan 1 unsur dan motif, 2 kelompok motif, dan 3 daerah unsur dan motifnya batik dibagi dua bagian utama 1 ornamen motif batik dan 2 isen motif. Ornamen motif batik dibedakan menjadi dua, yaitu ornamen utama dan ornamen tambahan. Ornamen utama, yaitu suatu ragam hias yang menentukan daripada motif tersebut, pada umumnya ornamen utama masing-masing mempunyai arti, sehingga susunan ornamen-ornamen itu dalam suatu motif membuat jiwa/arti tersendiri. Sedangkan ornamen tambahan berfungsi sebagai pengisi Batik KertajayaIsen Motif, berupa titik-titik garis-garis, gabungan garis dan titik, yang berfungsi mengisi ornamen dari motif dan mengisi bidang di antara ornamen dan Isen Batik TradisionalHiasan dan Isen Batik ModernMenurut kelompoknya motif batik dibedakan menjadi 2 yaitu 1 motif golongan geometris dan 2 motif golongan non geometris. Motif golongan geometris, yaitu motif-motif yang tersusun dari unsur-unsur bentuk geometris seperti lingkaran, segi tiga, segi empat, dan sebagainya. Motif batik yang tergolong geometris mempunyai tampilan segi empat, seperti motif banji, ceplok, gangong dan adalah beberapa contoh motif batik geometrisMotif banji BanyumasMotif ceplok supit urangMotif ceplok PekalonganMotif ganggong brantoMotif kawungMotif parang rusakMotif udan irisMotif golongan non geometris, yaitu motif-motif yang tersusun dari ornamen tumbuhan, binatang, dan meru. Dalam susunan tidak teratur menurut bidang geometris, meskipun dalam bidang luas akan terjadiberulang kembali susunan motif adalah beebrapa contoh motif non geometris Motif semen rama lengkap diberi isenMotif semen sayap garudaMotif semen burung garudaMotif semacam semen dari TasikmalayaMotif terang bulanMotif buketansumber modul cara pembuatan batik tulis
hasil susunan dari beberapa motif batik disebut